Iraq (arrahmah) – Kebencian pasukan AS terhadap Islam semakin menjadi-jadi. Selain mencari atau menangkapi orang-orang yang dianggap pejuang mujahidin, mereka juga merampas Al-Qur’an milik penduduk setempat. Hal itu terjadi di Irak pada Rabu (14/5).

Modus baru perang yang dilancarkan tentara AS itu sangat menyakitkan hati kaum muslimin. Mereka merampas Al-Qur’an dari rumah-rumah penduduk, kemudian dijadikan sebagai sasaran tembak dalam ajang latihan menambak.

Majlis Ulama Irak, sebagaimana dikutip oleh www.islammemo.com, pada Rabu (14/5) mengungkapkan, “Sesungguhnya ini adalah perbuatan yang mengungkap hakikat sebenarnya peperangan yang terjadi di Iraq.”