Pernah seorang wanita yang mendukung anaknya bertanya kepada Nabi, betulkah Allah menyayangi manusia lebih dari seorang ibu menyayangi anaknya. Nabi menjawab “Ya, betul

Kemudian tanya peremuan itu lagiKalau begitu, mengapa Allah sanggup memasukkan manusia ke dalam neraka, sedangkan Allah menyayangi manusia lebih dari seorang ibu menyayangi anaknya.

Nabi termenung seketika, mengalir air mata di pipinya. Sehinggalah Allah memberikan jawapan, yang dimasukkan ke neraka adalah mereka yang degil atas kejahatan, maksiat dan tidak bertaubat.

Qaf [24] (Setelah tiap-tiap orang dibicarakan, Allah berfirman kepada kedua malaikat yang menjadi pembawa dan saksi itu): Humbankanlah oleh kamu berdua, ke dalam Neraka Jahanam tiap-tiap orang yang tetap degil dalam kekufurannya.

Qaf [25] Yang sering menghalangi jenis kebajikan, yang melanggar hukum agama, lagi yang meragukan kebenaran,

Qaf [26] Yang menyembah benda yang lain bersama-sama Allah; maka humbankanlah oleh kamu berdua akan dia ke dalam azab seksa yang seberat-beratnya

Allah tidak berlaku zalim pada hambanya.

Qaf [29] ……dan Aku tidak sekali-kali berlaku zalim kepada hambaKu.